Hasto: 6 Ribu Kader PDIP Kumpul di Blitar Bagian Konsolidasi Partai

Hasto: 6 Ribu Kader PDIP Kumpul di Blitar Bagian Konsolidasi Partai

Blitar – Ketua Panitia peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bung Karno, Hasto Kristiyanto menegaskan, acara yang dihelat di Blitar murni untuk menghormati bulan Juni sebagai bulan lahirnya Pancasila dan Bung Karno.

“Sebagai umat beragama, tentu saja PDIP sangat menghormati bulan Ramadan, Sehingga kami mengajak bersama-sama berbuka puasa. Tentu saja acara ini bagian dari konsolidasi,” tegas Hasto saat jumpa pers di Pendopo Ronggo Hadi Negorl Pemkab Blitar, Senin (5/6/2017).

Selain itu tegas Hasto, di bulan Ramadan ini pihaknya ingin menyatukan komitmen kepartaian, yang ingin khitmad menjalankan nilai-nilai Ketuhanan dan beragama dalam seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kami tidak berbicara tentang pilkada, kami hanya ingin seluruh kader partai bisa menikmati bulan suci Ramadan ini,” ujarnya.

Jumpa pers yang sedianya direncanakan kemarin Sabtu (4/6) pukul 16.00 wib, tiba-tiba dibatalkan tanpa alasan 15 menit sebelum acara dimulai. Dan baru dilaksanakan hari ini pada waktu yang sama, sesaat sebelum diadakan buka bersama.

Hadir dalam buka bersama itu Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Gubernur Jateng Gandjar Pranowo.

Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni dan Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni, sebanyak 6.000 kader PDIP se Indonesia memerahkan Kota Blitar.

Sumber

Advertisements

63 Rektor Tandatangani MOU “Penguatan Pancasila” Dengan Kemendagri

JAKARTA, KabarKampus – ⁠⁠⁠Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melangsungkan MOU dengan sebanyak 63 Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di seluruh Indonesia di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis, (01/05/2017). MOU ini mengajak Perguruan Tinggi untuk membumikan Pancasila memalui penguatan Ideologi Pancasila di kampus.

“Inti dari MoU ini, bagaimana kampus membumikan Pancasila dalam setiap kehidupan sehari-hari,” kata Tjahjo Kumolo, Mendagri usai melangsungkan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila seperti yang dilansir dari laman kemendagri, Senin (01/06/2017).

Politisi PDIP ini menjelaskan, ideologi Pancasila sangat dibutuhkan untuk menyikapi kondisi saat ini. Terutama menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme. Ia memilih kampus, karena memiliki cakupan yang sangat luas.

“Tak hanya mahasiswa, tapi juga sejumlah elemen masyarakat,” kata Tjahjo.

Isi yang tertuang dalam MoU tersebut antara lain komitmen kampus menguatkan ideologi Pancasila, menguatkan wawasan kebangsaan, bela negara, dan revolusi mental. Tujuan Nota Kesepahaman ini merupakan kerjasama dalam melaksanakan Penguatan Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental.

Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi disebutkan yaitu : Penyelenggaraan Pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dibidang Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental.  Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Penelitian dibidang Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental.

Kemudian, memfasilitasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dibidang Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental. Upaya-upaya atau kegiatan lain dalam rangka Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dibidang Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing pihak. Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan dan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental.

“Nota Kesepahaman ini berlaku selama 3 (tiga) tahun, terhitung sejak Nota Kesepahaman ini ditandatangani dan dapat diperpanjang  sesuai dengan kesepakatan PARA PIHAK,” seperti yang tertulis dalam surat Nota Kesepahaman.

Sumber