Kurma Makanan Sunnah

https://dmonewsulfa11.files.wordpress.com/2017/06/4a301-manfaat2bbuah2bkurma.jpg?w=418&h=212

KURMA merupakan buah kesukaan Nabi Muhammad saw, maka umat Islam pun disunatkan berbuka puasa dengan kurma. Kurma termasuk dalam katagori buah unggul, istimewa dan terbaik di antara lima buah-buahan yang mendapat pujian Allah swt dalam Alquran karena banyak manfaatnya yaitu buah kurma, buah zaitun, buah tin, delima, dan anggur.

Buah kurma yang disebut juga tamar atau rotab dapat dimakan sesudah masak atau mentah, rasanya manis, lembut, enak, kurang lemak, dan bebas kolestrol. Meski buah kurma berukuran kecil, tetapi terbukti memberi manfaat besar kepada kesehatan manusia. Kelebihan kurma menurut ilmu kesehatan modern disebut sebagai makanan superfood, karena keunggulan, kehebatannya, berkualitas tinggi, sebagai pola makan yang seimbang, dan cukup sehat.

Kurma memiliki berbagai khasiat sebagai makanan yang mengandung tenaga, stamina dan membekalkan energi terbaik untuk kesehatan. Dalam komponen kurma mengandung elemen berbagai zat, serat yang tinggi, kaya dengan kalsium, potasium, zat fosfat, kaya berbagai vitamin dan berupaya mencegah beberapa penyakit kronik seperti sakit jantung, strok, barah dan membantu mencegah kangker.

Jenis-jenis kurma
Kurma sebagai buah yang unggul, terkenal, banyak kelebihan dan cukup berkhasiat di antaranya adalah kurma Ajwa atau disebut juga “kurma Nabi” yang tumbuh di Madinah dan Mekkah. Kurma ini berbentuk kecil, berwarna lebih hitam, isinya lembut dan kurang manis. Selain itu ada kurma Holwah, berwarna gelap dengan rasa sangat manis. Lalu, kurma Amer Haji, isinya tebal dan sangat lembut, banyak tumbuh di Irak dan menjadi tradisi dihidangkan untuk menyambut tetamu. Ada juga kurma Mozafati, yang bisa disimpan sampai dua tahun dalam suhu yang sesuai.

Kemudian, ada kurma Deglet Noor, termasuk kurma unggul yang berwarna kuning keemasan, kurma ini terkenal di Algeria, Tunisia dan Libya. Saidy, kurma yang berbentuk lembut, warnanya sedikit gelap. Rasanya manis dan populer di Libya. Zaghloul, kurma berbentuk lonjong, berwarna merah gelap, rasanya manis, dan termasuk sebagai kurma eksklusif di Mesir. Rotab (kurma madu) dari Iran berwarna gelap dan lembut. Kurma lain yang unggul dan populer adalah Mariami, Safawi, Anbar, Khudri, Sufri, Sultan, Maktoom, Thuri, Umelkhashab, Sekkeri, Hayani dan lain-lain. Kini terdapat lebih 150 jenis kurma di pasaran dengan berbagai warna, bentuk, rasa dan harganya.

Keunggulan buah kurma disebutkan Allah Swt dalam Alquran, “Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur, di dalam kebun-kebun itu peroleh buah-buahan dan sebagian dari buh-buahan itu kamu makan.” (QS. Al-Mukminun: 19).

Dalam ayat lain disebutkan bahwa Allah Swt pernah memerintahkan Maryam (Ibunda Nabi Isa as) untuk makan kurma supaya Maryam mendapat tenaga dan energi saat melahirkan Nabi Isa as. Firman-Nya, “Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu.” (QS. Maryam: 25-26).

Dalam satu kajian untuk mengatahui kandungan kimia dan biologi dalam satu baji kurma, berkesimpulan bahwa kurma mengandung zat gula 70-75%, 2-3% protein, 5-8% serat sedikit kandungan lemak. Oleh karena itu, berbuka puasa dengan kurma akan segera manambah zat gula yang hilang ketika berpuasa dapat diatasi, lebih bertenaga untuk beraktivitas dan bersahur dengan kurma mampu menahan rasa lapar seharian.

Anjuran Rasulullah sunat berbuka puasa dengan kurma, karena orang berpuasa banyak kehilangan zat gula dan tenaga. Inilah rahasia dan keberkatan mengawali berbuka puasa dan bersahur dengan kurma untuk mengisi energi yang hilang dan disebabkan kurma mengandung meneral yang mudah diserap tubuh, sehingga membantu menguatkan hati, jantung, dan menormalkan darah. Continue reading